Scroll untuk melanjutkan membaca
Aturan Baru Penerimaan Mahasiswa PTN Bikin Bingung

Aturan Baru Penerimaan Mahasiswa PTN Bikin Bingung

 Aturan Baru Penerimaan Mahasiswa PTN Bikin Bingung


Selain nama yang berganti dari seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri atau SBMPTN yang berubah menjadi seleksi nasional berdasarkan tes atau snbt. perubahan lain adalah cara seleksinya, perubahan signifikan ada pada jalur snbt. tahun lalu ketika masih jalur SBMPTN menggunakan dua materi uji yakni Tes Potensi skolastik atau TPS dan tes kompetensi akademik atau TKA. 

Aturan Baru Penerimaan Mahasiswa PTN Bikin Bingung  Selain nama yang berganti dari seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri atau SBMPTN yang berubah menjadi seleksi nasional berdasarkan tes atau snbt.  perubahan lain adalah cara seleksinya, perubahan signifikan ada pada jalur snbt. tahun lalu ketika masih jalur SBMPTN menggunakan dua materi uji yakni Tes Potensi skolastik atau TPS dan tes kompetensi akademik atau TKA.   untuk penerimaan tahun depan hanya menggunakan TPS, yakni tes mengukur kognitif, penalaran matematika, literasi dalam bahasa Indonesia, dan bahasa inggris. perubahan Aturan ini membuat calon mahasiswa kebingungan apalagi mereka sudah mempersiapkan diri dengan aturan sebelumnya.    itu nanti pada saat penerimaan siswa baru, kan kalau mau masuk Fakultas Kedokteran kan  dibutuhkan mata pelajaran biologi dengan kimia, nah bagaimana nanti mengukur potensi siswa kalau apa Sedang kalau TKA ini dihapus gitu loh. Kita nggak tahu seberapa besar pengetahuan siswa itu mengenai TKA kan, hanya mengenai TPS saja yang akan diujikan di tahun berikutnya seperti itu.   sama sih soalnya kan apa ya kita lihat dari tahun sebelum-sebelumnya kok kita itu ikut tes biasanya TKA sama TPS jadi kita mempelajari TKA juga. ternyata TKS juga dihapus.   saat ini sudah tidak ada lagi kelompok ujian sains dan teknologi atau sainstek sosial dan humaniora maupun campuran. artinya bisa saja siswa jurusan IPS mengambil program studi kelompok IPA atau saintek.   Universitas Airlangga Surabaya menyelenggarakan sosialisasi perubahan sistem penerimaan ini pada Kamis 24 November. sosialisasi dilakukan agar calon mahasiswa baru tidak salah dalam memilih program studi atau Prodi.   Jadi kalau dulu adalah TPS dan TKA sekarang hanya TPS semata yang diujikan, nah itu yang yang kemudian mungkin bukan kebingungan ya tapi membuat persaingannya jauh lebih fleksibel lebih terbuka. karena semua orang punya potensi untuk untuk memilih pada mungkin jurusan-jurusan yang tidak sesuai dengan pilihannya ketika di SLTA.    dalam peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan nomor 48 tentang penerimaan mahasiswa baru ada tiga sistem seleksi yaitu seleksi nasional berdasarkan tes atau snbt, seleksi nasional berdasarkan prestasi atau snbp, dan jalur mandiri.   tahun depan Unair menerima lebih dari 6000 mahasiswa baru komposisinya 20% jalur snbp 30% jalur snbt dan 50% jalur mandiri.


 untuk penerimaan tahun depan hanya menggunakan TPS, yakni tes mengukur kognitif, penalaran matematika, literasi dalam bahasa Indonesia, dan bahasa inggris. perubahan Aturan ini membuat calon mahasiswa kebingungan apalagi mereka sudah mempersiapkan diri dengan aturan sebelumnya. 


 itu nanti pada saat penerimaan siswa baru, kan kalau mau masuk Fakultas Kedokteran kan dibutuhkan mata pelajaran biologi dengan kimia, nah bagaimana nanti mengukur potensi siswa kalau apa Sedang kalau TKA ini dihapus gitu loh. Kita nggak tahu seberapa besar pengetahuan siswa itu mengenai TKA kan, hanya mengenai TPS saja yang akan diujikan di tahun berikutnya seperti itu.


 sama sih soalnya kan apa ya kita lihat dari tahun sebelum-sebelumnya kok kita itu ikut tes biasanya TKA sama TPS jadi kita mempelajari TKA juga. ternyata TKS juga dihapus.


 saat ini sudah tidak ada lagi kelompok ujian sains dan teknologi atau sainstek sosial dan humaniora maupun campuran. artinya bisa saja siswa jurusan IPS mengambil program studi kelompok IPA atau saintek.


 Universitas Airlangga Surabaya menyelenggarakan sosialisasi perubahan sistem penerimaan ini pada Kamis 24 November. sosialisasi dilakukan agar calon mahasiswa baru tidak salah dalam memilih program studi atau Prodi.


 Jadi kalau dulu adalah TPS dan TKA sekarang hanya TPS semata yang diujikan, nah itu yang yang kemudian mungkin bukan kebingungan ya tapi membuat persaingannya jauh lebih fleksibel lebih terbuka. karena semua orang punya potensi untuk untuk memilih pada mungkin jurusan-jurusan yang tidak sesuai dengan pilihannya ketika di SLTA.


  dalam peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan nomor 48 tentang penerimaan mahasiswa baru ada tiga sistem seleksi yaitu seleksi nasional berdasarkan tes atau snbt, seleksi nasional berdasarkan prestasi atau snbp, dan jalur mandiri.


 tahun depan Unair menerima lebih dari 6000 mahasiswa baru komposisinya 20% jalur snbp 30% jalur snbt dan 50% jalur mandiri.